Perbandingan Pengukuran Level Radar
26GHz Pulse Radar melawan 80GHz FMCW Radar
26GHz Pulse Radar melawan 80GHz FMCW Radar
Transmiter Level Radar, yang beroperasi pada frekuensi pulsa 26GHz dan frekuensi FMCW 80GHz, menawarkan keunggulan yang jelas dalam aplikasi pengukuran level, dengan pilihan antara keduanya bergantung pada persyaratan spesifik seperti lebar sinar, resolusi, dan kedalaman penetrasi.
Sensor 80GHz menawarkan resolusi yang lebih tinggi dan lebar sinar yang lebih sempit, sementara sensor 26GHz memberikan cakupan yang lebih luas dan penetrasi yang lebih dalam, sehingga masing-masing cocok untuk skenario industri yang berbeda.

Transmiter level radar 80GHz beroperasi berdasarkan prinsip FMCW (Frequency-Modulated Continuous Wave), di mana sinyal gelombang milimeter kontinu dipindahkan frekuensinya secara linier menuju permukaan material.
Gema yang dipantulkan kembali dengan pergeseran frekuensi yang sebanding dengan jarak yang ditempuh.
Dengan melakukan analisis domain frekuensi pada frekuensi beat ini, sistem secara tepat menentukan tingkatnya.
Transmiter level radar pulsa 26GHz memancarkan pulsa gelombang mikro pendek ke permukaan material dan mengukur waktu tempuh sinyal yang dipantulkan untuk menentukan tingkat.
Frekuensi operasi 26GHz menyediakan sudut pancaran yang moderat, cocok untuk berbagai ukuran tangki dan kondisi proses.
Metode pengukuran berbasis pulsa yang dimilikinya menawarkan operasi non-kontak yang andal, deteksi gema yang stabil, dan kinerja yang tangguh dalam aplikasi yang melibatkan cairan, lumpur, dan bahan padat bulk.
Lebar sinar merupakan faktor kunci yang memengaruhi kinerja transmitter level radar.
Sistem radar 80GHz menggunakan panjang gelombang yang jauh lebih pendek (3,75 mm), menghasilkan sinar yang sangat sempit dan terfokus. Hal ini memungkinkan:
Pada jarak 10 meter, area pengukuran radar 80GHz jauh lebih kecil dibandingkan dengan radar berfrekuensi lebih rendah, sehingga memungkinkan deteksi tingkat yang lebih presisi.
Sistem radar 26GHz memiliki lebar pancaran yang lebih lebar karena panjang gelombangnya yang lebih panjang (sekitar 11,5 mm).
Sinar yang lebih lebar ini dapat memberikan keuntungan untuk:
Namun, sinar yang lebih lebar dapat meningkatkan risiko gangguan dalam tangki yang sempit.
Lebar sinar dipengaruhi tidak hanya oleh frekuensi tetapi juga oleh desain antena. Beberapa radar 26 GHz menggunakan antena yang dioptimalkan untuk mencapai sudut sinar yang relatif sempit. Pemilihan antara radar 26 GHz dan 80 GHz bergantung pada geometri tangki, perilaku material, dan akurasi pengukuran yang diperlukan. Pemilihan lebar sinar yang tepat sangat penting untuk pengukuran level yang stabil dan andal.
Frekuensi operasi pemancar level radar memiliki dampak langsung pada akurasi pengukuran.
Radar frekuensi tinggi, seperti 80GHz, menggunakan gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang yang lebih pendek dan lebar pita yang lebih luas, memungkinkan:
Karakteristik ini menjadikan radar 80GHz ideal untuk aplikasi yang membutuhkan akurasi tinggi dan pengukuran level yang detail.
Radar frekuensi rendah, seperti 26GHz, menawarkan keunggulan yang berbeda:
Meskipun frekuensi yang lebih tinggi umumnya memberikan akurasi yang lebih baik, frekuensi radar optimal bergantung pada faktor-faktor seperti jangkauan pengukuran, kondisi proses, dan lingkungan pemasangan.
Pemilihan frekuensi radar yang tepat memerlukan keseimbangan antara akurasi, kemampuan penetrasi, dan persyaratan aplikasi untuk memastikan pengukuran level yang andal.
Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memiliki pertanyaan, permintaan informasi, atau membutuhkan dukungan kami.
Klik di sini untuk mengunduh dokumen.
Klik di sini jika ada pertanyaan.
Trivia, tren, atau informasi, terutama seputar teknologi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan.
Arsip webinar tersedia untuk ditonton secara gratis.
© Matsushima Measure Tech Co., Ltd.